Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam suatu organisasi atau perusahaan. Organisasi yang berhasil akan menitik beratkan pada sumber daya manusia guna menjalankan fungsinya secara optimal, khususnya untuk menghadapi tantangantantangan kompetitif, baik internal maupun eksternal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisispengaruh etos kerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, serta menganalisis loyalitas dapat menjadi variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan jenis data primer yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian dengan cara membagi angket kepada responden.Populasi dan sampel yang digunakan adalah pegawai yang bekerja pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Lubuklinggau berjumlah 50 responden. Berdasarkan hasil penelitian, hipotesis pengaruh signifikan etos kerja terhadap kinerja karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Lubuklinggau menyatakan bahwa Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, disiplin kerja berpengaruh. Kemudian merujuk pada pengaruh signifikan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Lubuklinggau hasil hipotesis pengaruh Disiplin Kerja menunjukkan hasil responden, variabel Disiplin Kerja secara empirik ternyata tidak berpengruh positif terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hipotesis pengaruh signifikan Loyalitas terhadap kinerja karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Lubuklinggau hasil perhitungan hipotesis ketiga mengenai pengaruh loyalitas terhadap kinerja karyawan di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Lubuklinggau yang dihasilkan positif dan signifikan. Merujuk pada hasil hipotesis keempat pengaruh Loyalitas Sebagai Variabel Moderasi Etos Kerja menunjukkan hasil responden, variabel Disiplin Kerja secara empirik ternyata tidak berpengruh positif terhadap Kinerja Karyawan. Merujuk pada hasil hipotesis kelima pengaruh Loyalitas Sebagai Variabel Moderasi Disiplin Kerja menunjukkan hasil responden, variabel Disiplin Kerja secara empirik ternyata tidak berpengruh positif terhadap Kinerja Karyawan.