Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap turnover intention dengan stres kerja sebagai variabel intervening di PT. Federal International Finance (FIFGROUP). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan gaya kepemimpinan yang kurang adaptif, kompensasi yang tidak memadai, dan lingkungan kerja yang buruk meningkatkan stres kerja, yang pada akhirnya mendorong turnover intention. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kepemimpinan partisipatif, perbaikan kompensasi, dan lingkungan kerja yang kondusif untuk menekan stres kerja dan turnover intention karyawan.