Abstract

Artikel ini mengulas peran penting Desain Berbasis Manusia (HCD) dalam pengembangan logo, khususnya yang disesuaikan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pematang Serai. Mengakui pentingnya membangun citra merek yang kuat, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip HCD memengaruhi seluruh proses desain logo, mulai dari konseptualisasi hingga implementasi. Eksplorasi dimulai dengan menekankan sifat iteratif dan berpusat pada pengguna HCD, yang memastikan penyempurnaan terus-menerus dari logo berdasarkan umpan balik pengguna. Elemen visual diuraikan untuk dampaknya pada persepsi audiens, mengakui logo sebagai petunjuk visual signifikan yang memengaruhi perilaku konsumen. Pertimbangan budaya menjadi pusat perhatian saat penelitian ini menarik wawasan dari analisis evaluasi logo lintas negara, menekankan perlunya menyesuaikan logo dengan konteks budaya tertentu. Hal ini terutama relevan untuk UMKM di Desa Pematang Serai, memastikan keselarasan dengan komunitas lokal. Hasisl dengan memberikan rekomendasi yang dapat diimplementasikan bagi UMKM, menganjurkan pendekatan berpusat pada pengguna yang berkelanjutan, penekanan pada daya tarik visual, sensitivitas budaya, penyempurnaan iteratif, dan implementasi logo yang strategis. Ini menekankan pentingnya prinsip-prinsip ini dalam menciptakan logo yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga terhubung emosional dengan audiens target, sehingga berkontribusi pada kesuksesan bisnis yang berkelanjutan.