Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh  dari pihak kepolisian masalah pencurian sepeda motor masih cukup tinggi dan dapat saja terjadi  di berbagai tempat seperti perparkiran, sekolah, rumah, kantor dan lain sebagainya dan pelakunya adalah laki – laki  dengan bentuk dan tingginya juga berbeda-beda. Selain itu modusnya juga bervariasi dari mulai posisi  manusia duduk, berdiri  serta jongkok. Secara umum ada beberapa metode yang telah dikembangkan untuk deteksi manusia seperti Template Matching, Background Subtraction,  Viola Jones  (VJ ), Histogram Oriented Gradient (HOG) dan Metode Deformable Part-based Model (DPM)  tetapi masih terdapat kekurangan yaitu pada posisi manusia, waktu  deteksi dan akurasi.  Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat akurasi dari metode YOLO dalam mendeteksi objek manusia dari berbagai posisi. Adapun langkah – langkah yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini yaitu studi literature, mengumpulkan  data citra  objek manusia, menentukan data latih dan testing, merancang program  YOLO, melakukan pelatihan,  testing. Hasil pengujian dari metode YOLO belum diketahui karena masih dalam proses  pengujian.