Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada pada Dinas Pekerja Umum Dan Penata Ruang (PU-PR) Kota Lubuklinggau. Penelitian ini dilakukan di Pada Dinas Pekerja Umum Dan Penata Ruang (PU-PR) Kota Lubuklinggau dengan masalah pada penelitian ini adalah masih terdapat pegawai yang kurang memperhatikan tujuan serta visi dan misi instansi, pegawai tidak mempunyai semangat dan tanggungjawab yang tinggi dalam melaksanakan setiap tugas-tugasnya, kurangnya perhatian pegawai terhadap perencanaan dan pengembangan karir. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Pekerja Umum Dan Penata Ruang (PU-PR) Kota Lubuklinggau berjumlah 66 responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linear sederhana dan path analysis. Dari pengujian menunjukkan bahwa hipotesis pertama yaitu pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja pegawai, hal ini dibuktikan dengan thitung = 3,120 lebih besar dari nilai ttabel (66-1=65) = 1,997 dengan nilai signifikan 0,003 < 0,05. Hipotesis kedua yaitu pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja, hal ini dibuktikan dengan nilai pengaruh langsung sebesar 0,179 dan pengaruh tidak langsung sebesar 3,095.