PENGARUH PENGARUH VISIBILITY, CREDIBILITY, ATTRACTION DAN POWER CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE BARENBLISS PADA MAHASISWA PENGGUNA TIK TOK UNIVERSITAS BINA INSAN LUBUKLINGGAU
PENGARUH VISIBILITY, CREDIBILITY, ATTRACTION DAN POWER CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE BARENBLISS PADA MAHASISWA PENGGUNA TIK TOK UNIVERSITAS BINA INSAN LUBUKLINGGAU
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Visibility, Credibility, Attraction dan Power Celebrity Endorser terhadap Brand Barenbliss pada Mahasiswa Pengguna Tik Tok Universitas Bina Insan Lubuklinggau. Populasi dalam penelitian ini dalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Bina Insan yang berjumlah kurang lebi 2500 Mahasiswa, dengan sampel 150 mahasiswa yang memiliki Aplikasi Tik Tok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diolah menggunakan alat analisis SmartPLS 3. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel visibility celebrity endorser tidak berpengaruh terhadap brand image Barenbliss. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t-hitung sebesar 1,369 lebih kecil dari t-tabel sebesar 1,96. Untuk pengujian hipotesis kedua, hasilnya menunjukkan bahwa Credibility positif mempengaruhi Brand Image (t-value = 3,612). Hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa Attraction tidak berpengaruh terhadap Brand Image dengan (t-value = 1,025). Pengujian hipotesis keempat menunjukkan bahwa power berpengaruh signifikan terhadap brand image dengan (t-value= 4,078). Pengujian hipotesis kelima dengan signfikan adalah positif karena nilai t –statistik Visisbility (X1), Credibility (X2) terhadap Brand Image (Y) adalah sebesar 3,290 yang lebih besar dari t-tabelnya Pengujian hipotesis keenam dengan signfikan adalah positif karena nilai t –statistik Attraction (X3), Power(X4) terhadap Brand Image (Y) adalah sebesar 3,511. Pengujian hipotesis ketuju adalah negatif karena nilai t–statistik sebesar 0,031 yang berarti lebih kecil dari t-tabelnya (1,96). Pengujian hipotesis kedelapan adalah positif karena nilai t–statistik Credibility (X2) dan Power (X4) terhadap brand image (Y) adalah sebesar 2,978 . Pengujian hipotesis kesembilan adalah negatif karena nilai t–statistik sebesar 1,023 yang berarti lebih kecil dari t-tabelnya (1,96). Sedangkan untukpengujian semua variabel X terhadap variabel Y hasilnya adalah signfikan positif karena nilai t–statistik sebesar 2,784 yang lebih besar dari t-tabelnya.