Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan, salah satunya adalah teknologi Augmented Reality (AR) yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia termasuk media pembelajaran  pada materi sel. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran tentang sel masih melalui media-media konvensional seperti papan tulis dan gambar-gambar yang terdapat pada buku biologi. Sementara materi tentang sel sangat sulit untuk dilihat secara langsung karena membutuhkan alat peraga sebagai media pembelajaran pendukung dalam proses belajar mengajar agar berlangsungnya pembelajaran yang menyenangkan dan menarik. Oleh sebab itu peneliti melakukan pengembangan bahan ajar berbasis aplikasi augmented reality pada konsep sel yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan  untuk mengembangkan media ajar berbasis aplikasi augmented reality pada materi sel. Proses perancangan media mengikuti tahapan-tahapan dari metode Software Development Life Cycle  (SLDC) atau yang biasa dikenal dengan waterfall. Hasil dari penelitian menghasilkan sebuah  aplikasi “Biolens” yang berisikan gambar sel berbentuk tiga dimensi seperti gambar yang tersedia pada buku pelajaran biologi . Pengujian dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu uji fitur aplikasi menggunakan metode Black box menghasilkan nilai 100% dan uji kesesuaian aplikasi dengan berbagai perangkat android. Pengujian juga dilaksanakan melelui penyebaran quesioner kepada seorang guru ahli materi biologi mendapatkan nilai rata-rata presentase 85%, ahli media dengan nilai rata-rata presentase 96%, serta hasil presentase keberhasilan siswa meningkat dengan rata-rata jawaban yang benar sebesar 93% dan rata-rata kesalahan siswa hanya 1 soal persiswa, sehingga aplikasi media pembelajaran AR pada materi sel dikategorikan “layak” digunakan sebagai media ajar baru dalam pembelajaran biologi.