Analisis Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Model SWAT di DAS Cisokan
Abstract
Perubahan tutupan lahan merupakan variabel mendasar yang mempengaruhi perubahan lingkungan fisik dan manusia. Penelitian ini menganalisis perubahan tutupan lahan terhadap respon hidrologi menggunakan Model Soil Water Assesment Tool (SWAT) di DAS Cisokan. Hasil analisis perubahan tutupan lahan pada tahun 2013-2018 menunjukan pengurangan luas hutan, perkebunan, belukar, dan badan air. Pada periode 2018-2022 menunjukan pengurangan luas sawah, lahan terbuka, dan pertanian lahan kering. Kondisi ini berpengaruh terhadap respon hidrologi di DAS Cisokan. Berdasarkan hasil analisis model SWAT, nilai surface runoff dan evapotranspirasi lebih tinggi dibandingkan nilai groundwater dan aliran lateral. Pada periode 2013-2018, nilai surface runoff meningkat, sedangkan aliran lateral, groundwater, dan evapotranspirasi menurun. Pada periode 2018-2022, nilai surface runoff menurun, sedangkan aliran lateral, groundwater, dan evapotranspirasi meningkat. Peningkatan lahan vegetasi dapat menurunkan nilai surface runoff dan meningkatkan nilai baseflow sehingga berpengaruh baik terhadap kondisi hidrologi. Sebagai upaya pengelolaan konservasi sumber daya air di DAS Cisokan yang optimal, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis perubahan tutupan lahan terhadap respon hidrologi di DAS Cisokan menggunakan pendekatan model Soil Water Assesment Tool (SWAT).