Abstract

Abstrak
Masalah pada penelitian ini adalah kurangnya perhatian karyawan terhadap tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan, masih terdapat karyawan yang belum memenuhi SOP pelayanan konsuemen, karyawan merasa selalu dikejar-kejar target, ada kalanya mereka berada pada titik jenuh dan mengabaikan target yang ditentukan, pekerjaan yang setiap hari berulang dan berlangsung terus menerus tersebut membuat karyawan menjadi jenuh, kurang aktif dalam bekerja sehingga menjadi kurang produktif, terdapat beberapa karyawan yang belum puas dengan pekerjaannya sehingga masih ingin mencari pekerjaan ditempat lain yang lebih menjanjikan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Bedasarkan hasil penelitian dengan pengujian statistik, ditemukan nilai thitung adalah 3,957 lebih besar dari nilai ttabel 2,042 hal ini menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima dan secara parsial variabel adversity quotient memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan hasil uji moderasi menunjukan nilai R Square sebesar 0,484 atau 48,4% hal ini menunjukan hasil nilai R Square sebelum adanya moderasi sebesar 0,336 atau 33,6% sehingga variabel moderasi kepuasan kerja memperkuat pengaruh variabel adversity quotient terhadap kinerja karyawan. Hal ini mempertegas bahwa kepuasan kerja dapat berperan sebagai variabel moderasi