Abstract

Ketika pandemi Covid-19 terjadi menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia, kemiskinan adalah masalah sosial yang masih belum terselesaikan di negara berkembang khususnya di indonesia sehingga membutuhkan bantuan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkasifikasi kelayakan penerima bantuan sosial. Metode yang digunakan adalah CRISP-DM dengan tahapan yaitu business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, dan deployment. Algoritma yang digunakan adalah Decision Tree diharapkan algoritma ini mampu memberikan rekomendasi untuk pengambilan keputusan dalam penerimaan bantuan lainnya. Hasil dari penelitian ini untuk mengklasifikasi apakah masyarakat layak atau tidak layak dalam menerima bantuan sosial. Peneliti melakukan pengujian menggunakan 9 atribut antara lain nama, alamat, status, pendapatan, dan jumlah tanggungan. Pengujian yang menggunakan data dengan jumlah 50 dataset yang terbagi menjadi 2 jenis keputusan diantaranya layak dan tidak layak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil wawancara secara langsung kerumah petugas pencacatan bantuan sosial. Pengujian ini menghasilkan pohon keputusan yang dimana pendapatan lebih dari Rp.500.000 maka tidak layak mendapatkan bantuan sosial, sebaliknya jika pendapatan yang kurang dari Rp.500.000 maka layak menerima bantuan sosial.