DESAIN LANSKAP KAWASAN PEMATANG SAWAH SEBAGAI OBJEK WISATA KULINER DI DESA KOTA PARI
Abstract
Kawasan pematang sawah merupakan salah satu bentuk ekosistem pertanian yang memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan sosial yang penting. Di sisi lain, objek wisata kuliner semakin diminati oleh wisatawan yang mencari pengalaman kuliner yang unik dan autentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan lanskap kawasan pematang sawah sebagai objek wisata kuliner di Desa Kota Pari harus mempertimbangkan beberapa faktor. Pertama, perlu menjaga kelestarian lingkungan dan pelestarian tanah dan air. Kedua, memperkuat identitas lokal melalui arsitektur tradisional, seni dan budaya lokal, serta keanekaragaman kuliner daerah. Ketiga, menyediakan pengalaman berbeda bagi pengunjung dengan menanam padi, memanen hasil pertanian, atau membuat produk pertanian seperti kerajinan tangan dan makanan. Keempat, membangun infrastruktur yang memadai seperti akses jalan yang baik, area parkir yang cukup, tempat sanitasi, dan fasilitas khusus untuk kegiatan kuliner dan pertanian. Kelima, melibatkan masyarakat setempat dalam pengembangan objek wisata kuliner, sehingga akan membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap objek wisata kuliner ini. Kesimpulannya, perancangan lanskap kawasan pematang sawah sebagai objek wisata kuliner di Desa Kota Pari harus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut agar dapat menjadi daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam pengembangan objek wisata kuliner yang berkelanjutan di Indonesia.