Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh koordinasi, motivasi dan persepsi kualitas pelayanan air minum dengan disiplin kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan di Badan Layanan Umum Daerah Sistem Pendistribusian Air Minum Kabupaten Musi Rawas. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh (Arikunto, 2020), karena jumlah populasi tidak sampai 100 orang. Analisis data terhadap pengaruh koordinasi, motivasi dan persepsi terhadap kualitas pelayanan air minum dengan variabel disiplin sebagai variabel moderasi pada Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum Kabupaten Musi Rawas memberikan nilai tambah sebesar 56,7% Variabel disiplin memperkuat pengaruh antara kedisiplinan terhadap kualitas pelayanan di Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum Kabupaten Musi Rawas dengan dibuktikan oleh nilai r square sebelum dimoderasi meningkat menjadi 0,753 atau 75,3%  sehingga besarnya kenaikan disiplin kerja terhadap kualitas pelayanan sebesar 56,7%.