MUTASI DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN KANTOR CABANG LUBUKLINGGAU
Abstract
Masalah pada peneliitan ini adalah: a. Mutasi : 1) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Lubuklinggau terjadi mutasi terhadap pegawai, 2) Terdapat beberapa pegawai penangguhan kenaikan pangkat, hal ini dikarenakan terjadi pelanggaran, misalnya tiga kali tidak hadir dalam bekerja secara berturut-turut dalam waktu enam bulan, sehingga terjadi pelanggaran ringan, 3). Terkadang pegawai yang mengalami Job rolation (perputaran jabatan) masih belum bisa menyesuaian atau beradaptasi di tempat lingkungan kerjanya. b. Semangat Kerja: 1) Masih terdapat beberapa pegawai yang kurang sungguh-sungguh dalam membangkitkan semangat kerja, 2) Terdapat beberapa pegawai yang semangat kerjanya berkurang karena belum merasa puas, nyaman dan senang dalam melaksanakan pekerjaan, 3) Terdapat beberapa pegawai yang masih kurang dalam keinginan semangat kerja untuk bekerja tepat waktu, c. Kinerja Pegawai: 1) Terdapat beberapa pegawai kondisi semangat kerjanya menurun sehingga kurang konsentrasi dan hasil kinerja belum optimal. 2).Terdapat beberapa pegawai yang belum memenuhi sasaran yang diinginkan. 3) Masih kurang solidnya kerjasama pegawai membuat tujuan yang telah ditetapkan belum tercapai dengan optimal, sehingga sulit dapat dikonrol. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Hasil penelitian, 1) Mutasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Lubuklinggau. Menunjukan nilai thitung = 2,340 lebih besar dari nilai ttabel 2,021 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α) 0.05, 2) Semangat kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Lubuklinggau Menunjukan nilai nilai thitung 2,218 lebih besar dari nilai ttabel 2,021 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α) 0.05, 3) Mutasi dan semangat kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Lubuklinggau. Fhitung yang diperoleh adalah 5,989 > Ftabel = 3,23 dan tingkat kemaknaan secara simultan signifikansinya adalah 0,000 < (α) = 0,05.