Abstract

Kakao merupakan salah satu tanaman yang berjenis tanaman perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia dan terus mendapat perhatian untuk dikembangkan. Upaya pengembangan tanaman kakao disamping masih diarahkan pada peningkatan populasi (luas lahan) juga telah banyak diarahkan pada peningkatan jumlah produksi dan mutu hasil. Permasalahan yang sering terjadi pada Kebun kakao di daerah pasar 4 adalah petani yang sering salah dalam memilih bibit unggul kakao. Petani kakao tidak memanfaatkan data yang ada. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu teknik yaitu data mining agar dapat memecahkan permasalahan yang ada. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode K-Means agar memudahkan penulis dalam mengetahui bibit unggul. Berdasarkan penerapannya dengan menggunakan algoritma K-Maens, clustering bibit unggul kakao mendapatkan hasil 2 clustering.