PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KOTA LUBUKLINGGAU
Abstract
Masalah pada peneliitan ini adalah: a. Kemampuan Kerja: 1) Masih adanya beberapa pegawai yang kurang menguasai kemampuan teknis yang dibebankan kepada mereka, 2) Ada beberapa pegawai yang kurang memiliki keterampilan (skill) dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya, yaitu kurang menguasai teknologi seperti kurang menguasai program komputer yang berkaitan dengan pekerjaan, 3) Masih adanya pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan belum sesuai dengan waktu yang diinginkan. b. Pengawasan: 1) Masih ada beberapa pegawai merasa belum mendapat perhatian dari atasan apabila pegawai telah melaksanakan tugas dengan tepat waktu dan tanggung jawab, 2) Kurangnya aktivitas pegawai melalui pemantauan yang rutin, mencatat selama kegiatan, dan penelaahan secara cermat serta sistematis terhadap segala yang ada kaitannya dengan pekerjaan, dam 3) Masih lemahnya pengawasan yang dilakukan seorang Pimpinan, bilamana terjadinya pelanggaran, maka dapat dengan cepat mengambil langkah perbaikan dan tindakan seperlunya sesuai dengan program yang telah ditunjuk sebelumnya sesuai dengan peraturan-peraturan perundang-undangan. c.Kinerja Pegawai: 1) Belum maksimalnya kemampuan kerja dan kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan sehingga mengakibatkan kinerja belum optimal, 2) Kesanggupan seorang pegawai dalam menyelesaikan tugas pekerjaan yang diserahkan kepadanya belum menghasilkan kerja yang optimal. dan 3) Kinerja yang dihasilkan belum mencapai tujuan yang diinginkan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Hasil penelitian: a.Secara parsial variabel kemampuan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Lubuklingga, dengan nilai thitung = 4,717 lebih besar dari nilai ttabel 2,021 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α) 0.05. b.Secara parsial variabel pengawasan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Lubuklinggau. dengan nilai thitung = 4,711 lebih besar dari nilai ttabel 2,021 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α) 0.05. c. Secara bersama-sama (simultan) variabel kemampuan kerja dan pengawasan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu kinerja pegawai di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Lubuklinggau, hal ini ditunjukan olehFhitung yang diperoleh adalah 24,672 > Ftabel = 3,18 dan tingkat kemaknaan secara simultan signifikansinya adalah 0,000 < (α) = 0,05.