ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN METODE VERTIKAL PADA SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 (FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS USING VERTICAL METHOD IN THE PLANTATION SUB-SECTOR LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCH
Abstract
Perusahaan sub sektor perkebunan memiliki harga saham dan laba saham tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 menunjukkan adanya fluktuasi atau ketidakstabilan antara pendapatan dan harga saham pada setiap periode, kondisi yang terjadi yaitu adanya perusahaan yang mengalami kenaikan laba tetapi harga saham turun, namun ada perusahaan yang harga sahamnya tidak berpengaruh saat mengalami penurunan laba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan menggunakan metode vertikal pada sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama lima tahun terakhir (Periode Tahun 2016 – Tahun 2020). Metode yang digunakan ialah analisis vertikal dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan rasio pertumbuhan dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Berdasarkan analisis vertikal di laporan keuangan neraca tahun 2016 - tahun 2020, kinerja keuangan sudah optimal pada empat perusahaan dan satu perusahaan masih belum bisa menutupi utang jangka pendek dengan aset lancarnya, sedangkan kinerja keuangan laba rugi sudah cukup baik, meskipun tingkat profitabilitas mengalami fluktuatif yang disebabkan terjadinya peningkatan atau penurunan penjualan dan beban, tetapi perusahaan masih mampu mendapatkan keuntungan (laba) dari kegiatan usahanya, dan kinerja keuangan arus kas kurang optimal karena terjadinya fluktuasi di komponen arus kas masuk dan arus kas keluar di tahun tertentu, yang menyebabkan kas dan setara kas mengalami defisit. Namun di beberapa perusahaan juga mengalami kelebihan kas yang dapat membantu aktivitas operasional perusahaan.