Abstract

Studi ini menguji pengaruh  financial distress, leverage, profitabilitas, growth opportunity, ukuran perusahaan dan intensitas modal terhadap konservatisme akuntansi. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan perusahaan jasa sub sektor lembaga keuangan sebagai unit analisis. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan periode observasi 2014-2018. Hubungan antar variabel di jelaskan dengan menggunakan analisis regresi berganda.  Berdasarkan hasil uji t diperoleh kesimpulan bahwa variabel financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntasi, hal ini ditujukkan dengan nilai (-t tabel sebesar -2,0153 > t hitung sebesar -1,946) dan probabilitas kesalahan sebesar ( 0,058 > α= 0,05).Variabel leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, hal ini ditujukkan dengan nilai  ( -t tabel  sebesar -2,0153 < t hitung sebesar -92,327) dan probabilitas kesalahan sebesar (  0,000 < α=0,05). Variabel  profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap konservatisme akuntansi hal ini ditujukkan dengan nilai (- t tabel sebesar -2,0153 < t hitung sebesar -5,710) dan probabilitas kesalahan sebesar ( 0,000 < α=0,05). Variabel growth opportunity tidak berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi, hal ini ditujukkan dengan nilai (- t tabel sebesar -2,0153 > t hitung sebesar -0,351) dan probabilitas kesalahan sebesar  ( 0,727 l > α=  0,05). Variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi, hal ini ditujukkan dengan nilai (- t tabel sebesar -2,0153 > t hitung -0,241) dan probabilitas kesalahan ( 0,811 > α=0,05). Variabel intensitas modal berpengaruh negatif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, hal ini ditujukkan dengan nilai (- t tabel sebesar -2,0153 < t hitung sebesar -2,261) dan probabilitas kesalahan  ( 0,029 < α= 0,05). Hasil uji f diperoleh nilai (f hitung <  f tabel yaitu 1,706 < 2,301), menunjukkan bahwa secara simultan tidak terdapat pengaruh antara financial distress, leverage, profitabilitas, growth opportunity, ukuran perusahaan, intensitas modal. Hasil uji r2 diperoleh adjusted R square sebesar 0,995 yang menunjukkan bahwa konservatisme akuntansi dipengaruhi oleh keenam variabel yaitu  financial distress, leverange, profitabilitas, growth opportunity, ukuran perusahaan, intensitas modal sebesar 99,5 % sisanya 0,5 % dipengaruhi oleh variabel lain yang belum di teliti dalam penelitian ini.