PROFITABILITAS INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA, PERAN STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN SELAMA PANDEMI COVID-19
Abstract
Munculnya pandemi Corona virus desease (Covid-19) membuat kekhawatiran pada perusahaan dan investor, tidak terkecuali pada industri perbankan, yang menyebabkan profitabilitas perbankan terkena dampaknya. Banyak bank dengan kondisi ukuran perusahaan dan struktur modal yang dimiliki mengalami kerugian dan penurunan laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada industri perbankan di Bursa Efek Indonesia selama Pandemi Covid-19. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder (dokumentasi), berupa laporan keuangan tahunan bank di Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2021 sebanyak 43 bank. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 34 bank. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier, sementara uji hipotesis menggunakan uji-t serta uji F dengan tingkat signifikansi 5%. Pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas dan hesterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada industri perbankan di Bursa Efek Indonesia selama Pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa ukuran perusahaan berdampak positif dalam menentukan profitabilitas selama Pandemi Covid-19, sedangkan struktur modal yang banyak dibiayai oleh hutang, berdampak negatif dalam menentukan profitabilitas selama Pandemi Covid-19, sehingga investor hendaknya memperhatikan kondisi struktur modal perusahaan dan ukuran perusahaan dalam berinvestasi.